Motor Retro Honda Bergelar Your Highness

Motor Retro Honda Bergelar
Your Highness

04 December 2020

 

Your Highness atau yang mulia adalah sebutan yang biasa digunakan untuk memanggil raja, penguasa, atau orang yang dihormati. Entah, apakah kata ‘highness’ yang berarti ‘kebesaran’ ini kemudian disingkat H'ness, dan dijadikan nama oleh Honda Motorcycles and Scooters India (HMSI) Ltd untuk gacoan terbaru mereka, Honda H'ness CB350?


Spekulasi ini bisa jadi benar jika dikaitkan dengan keinginan HMSI untuk bersaing dengan Royal Enfield Classic 350 sebagai penguasa di segmen niche market. Ya meskipun pasar retro classic bike 350 – 500cc ini sangat fokus terhadap segmen tertentu sehingga tidak terlalu besar angkanya, namun jika hanya diisi oleh satu pemain besar, tentu akan berbuah manis. Dan apalagi jika melihat angka penjualan yang terus bergerak naik.


“Kami harus mempelajari kategori motor yang baru ini. Anda akan bisa lihat segera jawaban kami akan hal ini,” tutur Atsushi Ogata selaku HMSI President, CEO, and Managing Director beberapa waktu sebelum Honda H'ness CB350 ini diluncurkan awal Oktober lalu. Untuk bersaing dengan RE Classic 350, Honda India memakai basis Honda CB350 yang diproduksi awal tahun 1968 dan sudah sangat melegenda sampai sekarang.




Tak hanya itu saja. Motor retro Honda ini mengandalkan mesin 350 cc 4-stroke OHC single-silinder yang mampu menghasilkan daya maksimum sebesar 20.8 hp pada 5.500 rpm dan torsi puncak mencapai 30 Nm pada 3.000 rpm, telah dijejali berbagai fitur elektronik. Kiranya ini yang menjadi andalan Honda dalam merebut tampuk penguasa.




Sebut saja PGM-FI atau Programed Fuel Injection yang merupakan sistem suplai bahan bakar berteknologi kontrol elektronik yang mampu memasok bahan bakar dan oksigen secara optimal sesuai kebutuhan mesin di setiap kondisi. Bandingkan dengan RE Classic 350 yang masih pakai karburator.

Ditambah lagi dengan fitur canggih lain seperti Honda Selectable Torque Control (HSTC) yang berfungsi menjaga roda belakang agar tidak selip saat bermanuver di berbagai medan jalan.

 

Belum lagi Honda Smartphone Voice Control system (HSVCS) yang memungkinkan pengguna kendaraan untuk mengkoneksikan gadget dengan motor melalui koneksi bluetooth. Dengan fitur tersebut, konsumen bisa menikmati fungsi navigasi, musik, menjawab telepon hingga melihat kondisi cuaca melalui tombol yang ada di sisi alat kemudi.




Berikutnya ada fitur Assist and Slipper Clutch. Assist clutch bekerja saat akselerasi, dan berfungsi untuk membantu mengoptimalkan perpindahan tenaga dengan mengurangi power loss pada kopling. Sedangkan slipper clutch bekerja saat deselerasi, dan berfungsi untuk mencegah roda belakang tergelincir atau selip ketika menurunkan gigi secara ekstrem, akibat engine brake.






Tak ketinggalan, fitur lain yang tak dimiliki RE Classic 350 seperti lampu depan - belakang yang sudah menggunakan LED, jadi andalan Honda untuk menggaet pasar dengan harga yang bersaing pula, yakni 190 ribu rupee atau sekitar Rp 38,5 juta. (*)

 

Foto: Zeenews India